Thursday, 09 September 2010 - 19:05 WIB
 
Username


Password




[ Daftar ] [ Lupa Password ]


Text to search




E-Learning VS I-Learning

E-Learning VS I-Learning ? Apa bedanya yaa ??

Penerapan E-learning dalam Pembelajaran

Melalui internet, E-learning dapat diterapkan sehingga peserta didik dapat belajar mandiri dengan jarak jauh



Haji Agus Salim
"The Grand Old Man" (Orang Tua Besar)
Prof. Dr. H. Abdul Malik Fadjar, M.Sc.

Mantan Mendiknas (2001-2004)



Cara belajar Efektif
Cara Menghadapi Stres


Home >> Baca: Alasan Perlunya Mengaktivasi Otak Tengah

Alasan Perlunya Mengaktivasi Otak Tengah
Saturday, 1 May 2010

Menurut penyelenggara pelatihan, mid brain activation dianggap mampu meningkatkan daya konsentrasi anak. Pada umumnya, seperti disebutkan dalam www.otaktengah.com, otak tengah merupakan penghubung otak tengah dan otak kiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Meskipun biayanya cukup mahal, program pelatihan aktivasi otak tengah atau mid brain activation belakangan ini mampu menyita perhatian para orangtua di kota-kota besar. Apa menariknya?

Menurut penyelenggara pelatihan, mid brain activation dianggap mampu meningkatkan daya konsentrasi anak. Pada umumnya, seperti disebutkan dalam www.otaktengah.com, otak tengah merupakan penghubung otak tengah dan otak kiri, dan tidak aktif pada sebagian besar orang dewasa. Dengan pengaktifan otak tengah, anak bisa berkonsentrasi lebih lama dan pada tingkat yang lebih tinggi.

Aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Dan sebenarnya, teori penggunaan otak tengah ini telah banyak dilakukan pada banyak negara di Asia, terutama Jepang.

Jepang telah lama melakukan praktik aktivasi otak tengah pada anak-anak. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum diaktivasi.

Praktik aktivasi

Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (mid brain activated) dapat mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap.

Setelah melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training aktivasi otak tengah selama dua hari.

Kemampuan dasar yang dapat dilakukan adalah "melihat" kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9), misalnya, setelah mengikuti training aktivasi otak tengah dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka, warna, dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (skin vision).

Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak ini adalah berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan percobaan pada seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang bahkan sengaja menghalangi jalan di depannya.

Apa yang terjadi? Si anak serta-merta dapat menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Dia bahkan dapat mengenali ayahnya di antara kerumunan orangtua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.

Pada tingkatan yang lebih lanjut, seorang anak diharapkan dapat "melihat" benda di balik tembok atau di dalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat di dalam dompet seseorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih fungsi otak tengahnya, bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang terletak dalam posisi tertutup.

Selain itu, kemampuan prediksi atau memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian adalah kemampuan lebih tinggi yang dapat dimiliki oleh seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah dapat "menduga" kartu yang akan muncul pada saat orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok dan memilih sebuah kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti "dugaan" sang anak tersebut.



Berita Lainnya

04.07.10 - 123 Siswa Gagal UN Ikuti Ujian Kesetaraan
Kurang dari 50% atau sekitar 123 siswa gagal ujian nasional (UN) mengikuti Ujian Nasional Paket Kesetaraan (UNPK) C di SMAN 3 dan SMAN 5, Selasa (22/6). Mereka adalah sebagian siswa dari 257 siswa gagal UN yang menggunakan kesempatan untuk meraih ijasa [ selengkapnya ]

02.07.10 - Pesta Buku 2010
Untuk kedua puluh kalinya, Pesta Buku Jakarta 2010 kembali digelar mulai 2-11 Juli 2010 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Bagi Anda para pecinta buku, Pesta Buku Jakarta 2010 ini menghadirkan 160 stand yang terdiri dari berbagai penerbit. [ selengkapnya ]

26.06.10 - BSNP: Sekolah jangan sering ganti buku teks
Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof Dr Mungin Eddy Wibowo meminta sekolah jangan terlalu sering melakukan penggantian buku pelajaran (buku teks) yang dijadikan referensi setiap tahun ajaran baru. [ selengkapnya ]

24.02.10 - Peserta UN, Anda Tidak Dipungut Biaya!
Dengan adanya dana tersebut, setiap siswa yang akan mengikuti UN dibebaskan dari biaya. Tidak ada biaya yang harus dikeluarkan untuk mengikuti UN. [ selengkapnya ]

20.02.10 - Taman Bacaan di Mal, Kemendiknas Siapkan Rp 70 - Rp 200 Juta

Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berencana mendirikan taman bacaan masyarakat di beberapa mal di kota-kota besar pada 2010.Demikian disampaikan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh usai membuka pameran edukasi Kompas G [ selengkapnya ]


12.07.09 - Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan 2009
UNPK Paket A dan Paket B di Medan tahun 2009 [ selengkapnya ]

21.11.08 - UNPK Paket A, B dan C Periode II 2008 di Sumut
Kegiatan tersebut diikuti 10.391 orang peserta. [ selengkapnya ]

28.05.08 - KPAI nilai UN/UASBN melanggar UUD 1945
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai pelaksanaan ujian nasional (UN) dan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) melanggar Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Undang-Undang Perlindungan Anak. [ selengkapnya ]

06.08.07 - Hasil Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan 2007
Minggu Ini, Hasil Ujian Paket A, B dan C Diumumkan [ selengkapnya ]

29.06.07 - UNPK 2007 di Sumut
UN Paket C dan Paket B di kota Medan berlangsung aman dan lancar [ selengkapnya ]

10.05.07 - UN Kesetaraan diundur
UN Paket C diundur menjadi 19-22 Juni 2007, Paket A dan B menjadi 26-28 Juni 2007 [ selengkapnya ]

08.05.07 - Launching 4 Mei 2007

Peluncuran Perdana oleh Pokja Kesetaraan BP-PLSP Regional I di Pameran Pendidikan & Book Fair 2007

[ selengkapnya ]

04.05.07 - UN Pendidikan Kesetaraan
Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan tahap pertama untuk Paket C tanggal 28-31 Mei 2007 [ selengkapnya ]

05.04.07 - Rembuk Nasional Pendidikan 2007 bernuansa ICT
JAKARTA--MIOL: Rembuk nasional pendidikan yang akan dibuka Mendiknas Bambang Sudibyo, Minggu (8/4) malam lebih kental dengan nuansa ICT. Targetnya, agar daerah mengoptimalkan ICT untuk pengembangan pendidikan di wilayah.
[ selengkapnya ]

13.03.07 - Gerakan Penghijauan Ring Road
WB Paket B dan C Yayasan Barokah bersama BP-PLSP Regional I melaksanakan penghijauan di seputar jalan lingkar Tanjung Sari [ selengkapnya ]

05.03.07 - Kelompok Belajar (Kejar) Paket B/C bisa sekolah maya via ICT
Melalui internet, peserta didik Paket B/C dapat belajar mandiri berbasis ICT [ selengkapnya ]

1 - 2
 
   Home | Profil | Program Belajar | Bank Soal | Forum
   Copyright © 2007 - E-Learning BPPLSP Regional 1 Medan